(click here for the english version)
maka datanglah surut itu
tiada kutemu sosokmu
–ciumanmu dan desahmu
derita di mata hijaumu
lebih baik bahagia ketimbang berpuisi
tak pernah terluka, tak pernah menyalahkanmu
mencuri nafasmu selama-lamanya
persetan dengan mimpi yang tak jadi nyata
aku tak siap dengan kebebasanmu
kau tak memegang tebusanku
air terus meninggalkan pelabuhan
tetap kutenggelam dalam tua ketakutan
tangan besar di pinggangku tak pernah cukup
sungguh apa kesakitan yang terus kusebut cinta ini
ke hujan paris hatiku akan kembali
di sana meninggalkanku bayangmu tak sanggup
d.o.
london, 20 mei 2026
Pingback: ANKLE-DEEP ROMANCE | dina oktaviani