RIAK BARU

(click here of the english version)

sungaiku, cintaku, kenanganku akan dirimu
tak mengering di bawah terik matahari
tak kurang kelabu, dan sejati, dan biru
membawaku tepat di mana ku tak bisa lari

wajahku, ususku, bebekku yang berderet rapi
memantulkan, mencerna, meninggalkan riak
memahami dan tetap tak pernah melepaskan lagi
sebab waktu tak relevan dalam ihwal seperti pikiran

di luarku peperangan, harga dan polisi
ia lama, ia baru, dan sebagian melenyapkan
kata-kataku, kesendirianku, kedamaian ini
adalah bukti akan segala yang diremehkan

d.o.
paris, 30 mei 2026

ROMAN SEMATA KAKI

(click here for the english version)

maka datanglah surut itu
tiada kutemu sosokmu
–ciumanmu dan desahmu
derita di mata hijaumu

lebih baik bahagia ketimbang berpuisi
tak pernah terluka, tak pernah menyalahkanmu
mencuri nafasmu selama-lamanya
persetan dengan mimpi yang tak jadi nyata

aku tak siap dengan kebebasanmu
kau tak memegang tebusanku
air terus meninggalkan pelabuhan
tetap kutenggelam dalam tua ketakutan

tangan besar di pinggangku tak pernah cukup
sungguh apa kesakitan yang terus kusebut cinta ini
ke hujan paris hatiku akan kembali
di sana meninggalkanku bayangmu tak sanggup

d.o.
london, 20 mei 2026

DI HADAPAN SUNGAI

(click here for the english version)

pernahkah ku berdiri tenang di hadapanmu
memandang gelombangmu halus dan kasar
dan melihat langit yang berada di atasmu
sebagai sekadar langit dan bukan kesunyian

ataukah kulirik saja permukaanmu
dan, sebab tak pengalaman merasa dicintai
lekas menyelam ke dingin di balik paras ini
menghindari bayangan dunia yang waras itu

apa aku terkekeh, mengerut dan tersenyum
dengan kegembiraan angin dan sakit semurni itu
pernahkah ku berdiri tenang di hadapanmu
sebelum melewatkan kedalaman dan kesungguhanmu

d.o.
paris, 16 mei 2026

FANTASMA

(click here for the english version)

kulihat dua bulan pada jendela di luar
bayangan dari bayangan dari sinar
di hadapanmu, sayangku, kulihat hatiku
bayangan dari bayangan dari seteru

mengharap pintu digedor – bukan oleh tanganku
dan cinta masuk, akhirnya, ke kerajaan nerakaku
merindu pasrah, percaya dan paham
bersaksi membela semua yang terjerembab

lukaku berat dan engkau bebas
ikatan hanya beban jika kaukenakan di bahu
terbanglah jauh bila ciumanku tak lagi baru
biarkanku berkelana sendirian bagai jalak sengsara

d.o.
london, 2 mei 2026

AKU DALAM KAU

–ysh

(click here for the english version)

aku menemukan kau
saat aku mencari aku
di malam yang diam
tenang tanpa bintang
di tulang punggung
melantung

bukan matamu kurindukan
sentuhanmu bukan tambahan
cermin bisa pecah, hati berubah
tiada angin berdaya bila diri
mengejawantah

apalah waktu
siapa menderita ruang
cinta unggul
saat diri terjejakkan

menemukan kau
kupahami aku
membolehkan kau masuk
aku yang benar keluar

d.o.
london, 30 april 2026

NALURI AIR SURUT

(click here for the english version)

senja telah menjelma dini hari
aku tak tahan dengan jarak ini
antara sebanyak apa kuingin dari dirimu
dan hasratku akan kebebasanmu

aku berhasrat kau muncul dari dalam air
sebab tak tahu cara mencintai sedang saja
aku terjebak dalam kemurungan tak perlu ini
penuh luka dan koreng yang tak jatuh juga

ingin dicintai berapa pun harganya
menjaga nada agar tetap enak didengarkan
dan ketakhadiranmu lebih bisa tertahankan
untuk merasakan rindu tanpa kehilangan

bila jarak mengambil alih, seret aku di lantai
pasanglah aku di dekat dada dan bentengmu
saat sunyi menyiksa, tanpa henti ciumi aku
aku ingin perlawananmu berhenti

d.o.
london, 14 april 2026

AIR PASANG DI DEK

–wa

(click here to read the english version)

sekarang saat angin kencang sudah mereda
dan dari thames awan sudah mengangkat
semua yang menyerupa lautan hangat
— air mataku, nafas pagi kau dan aku
biar kulupakan hari-hari di depanku

sekarang sungai mengalir dengan tatapanku
sekarang pikiranku takjub dengan tatapanmu
langit lebih kelabu ketimbang hijau matamu
kita telan semua yang ramping itu
— crémant, nikmat badan, derita fana kita

matahari sedang setinggi keuntungan kita
kubilang siap mati sekarang sebelum neraka menyerang
kau tiba di pangkuanku seolah dari surga
kita masih punya dua gelas lagi kaubilang
untuk melewati pasang, menghidupkan khayalan kita

tentang selamanya, mungkin tentang kita berdua
satu ciuman lagi dan kau mesti pulang
sekeras masa lalu mencoba mencengkam
mesti kurengkuh kebebasanmu
: karena bebas diriku

d.o.
paris – london, 9 april 2026

CIUMAN PERTAMA

(click here for the english version)

tak menyembunyikan apa-apa bukanlah cara mencintaimu
menelantarkan impianku, mempercaya kata-katamu di tubuhku
hanya mencuri sihir dari hujan kota paris yang dulu
mengantarkan harapanku sepenuhnya kepada ketakutanmu

kau mencintaiku dengan memikul ketakutan dunia ini
mengambil semua ciumanku lalu membiarkanku sendirian berdiri
di jendela terbuka menara gelap musim dingin
siap terjun dari diriku sendiri demi satu ciuman kembali

ciuman yang tak menyembunyikan sesuatu sama sekali
seperti yang kaucicipkan di leherku pada jalan kaki kita pertama kali
sebelum kau mencoba menjelaskan bagaimana cara aman mencintai
sebelum kupertanyakan bagaimana cinta bisa tak memadai
sebelum pada akhirnya kaukecap di lidahmu sendiri
ketakutan dunia yang kaumasukkan ke dalam tubuh ini

d.o.
sherborne-paris-london, februari-maret 2026

JAM MAKAN MALAM DI PARIS

(read the english version here)

apa yang terjadi pada hatiku
ada yang jatuh, ada yang menguncup
kata-kata telah dirampas dari hujan
hujan tak mencuci apa pun dari pikiran

bayanganmu memasuki darahku
bagai paku karatan; gagal semua ketahanan
penderitaan adalah cinta tak terlatih
anak kecil yang sia-sia mencari dalih

aku tak bisa lagi berlari
dari tempat yang tak berwaktu
bait-baitmu tak menyerupai sama sekali
dunia yang kauhancurkan meski ada aku

ibu yang sendirian, keyakinan yang dikucilkan
kesunyian yang tak rusak lewat pertemanan
kuseret ke mana rinduku yang melepuh
akan meja makan atau rahasia menjadi utuh

sepanjang kekejaman malam
kukhianati diriku, paris dan penyakit lainnya
tapi masih saja hatiku bersetia
pada semua yang tak menyembunyikan apa-apa

paris, februari 2026

APA YANG TERJADI MALAM INI

(click here for the english version)

aku tak bisa menulis tentang malam ini
kata-kataku tak bisa menggambarkan hujan
seperti para penyair lain dalam kebenaran
ia cuma menguyupi tanahku tanpanya di sini

aku tak bisa menulis tentang malam ini
pikiranku tak bisa mengingat wajahnya
seperti tubuhku mengharapkan wangi
dan kejujuran dalam beberapa ciumannya

ke mana cinta pergi kalau tak bisa tinggal
ke masa lalu tempat dukaku istirah
ke masa depan tempan mimpi tak menanti
atau hancur saja dengan cara sendiri-sendiri

laki-laki dan perempuan melintasiku
tanpa memperhatikan payung di tangan
aku minta maaf tiap kali tertusuk mataku
sebab keberadaanku sepertinya kesalahan

aku tak bisa menulis tentang malam ini
sedang bayangannya dalam pelarian
tak bisa kuperbaiki salah yang dilakukan
pada terang, pada hatiku yang sendiri

d.o.
london, january 2026