(click here for the english version)
aku tak bisa menulis tentang malam ini
kata-kataku tak bisa menggambarkan hujan
seperti para penyair lain dalam kebenaran
ia cuma menguyupi tanahku tanpanya di sini
aku tak bisa menulis tentang malam ini
pikiranku tak bisa mengingat wajahnya
seperti tubuhku mengharapkan wangi
dan kejujuran dalam beberapa ciumannya
ke mana cinta pergi kalau tak bisa tinggal
ke masa lalu tempat dukaku istirah
ke masa depan tempan mimpi tak menanti
atau hancur saja dengan cara sendiri-sendiri
laki-laki dan perempuan melintasiku
tanpa memperhatikan payung di tangan
aku minta maaf tiap kali tertusuk mataku
sebab keberadaanku sepertinya kesalahan
aku tak bisa menulis tentang malam ini
sedang bayangannya dalam pelarian
tak bisa kuperbaiki salah yang dilakukan
pada terang, pada hatiku yang sendiri
d.o.
london, january 2026
Seven years ago, I was invited to perform my poetry in Jakarta on one of the two nights of a literary event.